aerasi

Aerasi

Pernahkan anda melihat gelembung-gelembung udara yang naik ke permukaan air pada sebuah akuarium? Jika ya, maka apa yang baru saja anda lihat merupakan sebuah proses aerasi sederhana. jika belum berarti anda belum tahu apa yang dimaksud dengan aerasi. Aerasi merupakan proses penjernihan air dengan cara mengisikan konsentrat udara atau oksigen didalam air.

Proses ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti mengolah air limbah, keperluan kolam ternak ikan, maupun untuk mengolah air minum.

Mengenal Aerasi:  Pengertian, Jenis, Serta Peranannya Dalam Kehidupan Manusia

Sebagai penjernih air, proses pengisian oksigen ini tentu berperan penting dalam berbagai aspek kehidupan.

banyak teknologi dan cara yang kita kenal dalam aplikasi sistem aerasi tersebut

Mulai penggunaan air terjun hingga pemanfaatan peralatan modern seperti aerator, Turbojet aerator, Surface aerator, Trickling Filter dan Rotary Biological Contac

Lantas, bagaimana sejatinya proses ini dapat terjadi? Dan apa saja jenis-jenis proses penjernihan yang ada? 

Simak semuanya pada uraian berikut ini. 

aerasi
aerasi

Apa yang dimaksud dengan aerasi?

Singkatnya, aerasi adalah sebuah proses untuk menambahkan kadar udara atau oksigen pada air dengan menabrakkan kedua hal tersebut.

Konsep yang digunakan dalam pelarutan oksigen sangat sederhana yaitu air di udarakan atau udara di airkan

Merujuk pada pengertian diatas, jelas sudah bahwa fungsi dari aerasi adalah untuk menambah kadar oksigen didalam air.

Meski demikian, proses ini juga memiliki fungsi lain, diantaranya :

  1. Menurunkan jumlah karbon dioksida dalam air, 
  2. Melenyapkan zat hidrogen sulfida, metana, dan semua senyawa organik lain yang bersifat menguap pada air, 

Air yang dihasilkan melalui proses ini dapat dikategorikan sebagai air jernih, dan bila telah melewati tahap filtrasi yang baik, air yang dihasilkan juga dapat langsung diminum. 

Peranan aerasi untuk air minum

Secara luas, proses ini telah digunakan untuk mengolah air yang tinggi senyawa besi dan mangan.

Senyawa besi dalam air biasanya hadir dalam bentuk garam sulfat, garam bikarbonat, hidroksida, serta koloid.

Tingginya zat besi serta mangan akan membuat rasa pahit pada air, menghitamkan beras pada saat dimasak, dan menimbulkan noda kehitam-hitaman pada pakaian yang dicuci dengannya. 

Melalui aerasi, senyawa-senyawa tadi akan terikat oleh oksigen dan menjadi unsur-unsur yang tidak larut dalam air.

Semua unsur yang telah terpisah tersebut kemudian dapat disaring atau diendapkan untuk menghasilkan air yang jernih.

Peran aerasi pada akuarium serta kolam ikan

Tersedianya kadar oksigen mumpuni pada tempat tinggal ikan merupakan hal penting untuk menjaga keberlangsungan hidupnya.

Tanpa kadar oksigen yang memadai, ikan akan rentan terkena stress dan mati.

Pada akuarium, proses penjernihan dapat dilakukan dengan memasang alat yang disebut bubble aerator dalam akuarium.

Alat ini kelak akan meniupkan udara ke dasar tangki dan mengisi kekosongan oksigen pada air.

Selain sebagai kadar oksigen, gelembung-gelembung udara yang dihasilkan darinya juga akan mempercantik tampilan akuarium.

Lain halnya dengan kolam ikan. Aerator untuk kolam ikan pada umumnya dibagi menjadi aerator pemeliharaan serta aerator darurat.

Keduanya memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk menambah kadar oksigen dalam kolam.

Perbedaan diantara keduanya terletak pada kondisi yang mengharuskan alat tersebut digunakan.  

Peran aerasi pada pengolahan air limbah

Dalam sehari, rata-rata air limbah yang dihasilkan setiap orang mencapai 225 liter air. 

Jenis air limbah yang dimaksud terdiri atas limbah dari kloset, atau yang biasa disebut black water, serta limbah dari aktivitas seperti mandi, mencuci baju atau piring, serta kegiatan memasak. Limbah yang terakhir ini seringkali disebut grey water.

Beberapa daerah di Indonesia masih membuang grey water langsung ke saluran air yang mengarah menuju perairan umum.

Secara alami, bakteri di perairan umum kelak akan mengolah grey water dengan mengurai bahan organik yang ada didalamnya. 

Salah satu jenis bakteri yang berperan dalam hal ini adalah bakteri aerob, yang membutuhkan oksigen untuk keberlangsungan hidupnya.

Oksigen untuk bakteri ini didapat dari berbagai sumber, termasuk dari udara yang berasal diatas perairan. 

Meski demikian, pesatnya pertumbuhan penduduk membuat semakin banyak grey water yang dihasilkan masyarakat.

Dan ditambah dengan rusaknya lingkungan hidup, hal ini pada akhirnya berdampak pada perubahan kadar oksigen di perairan alami.

Jumlah oksigen yang ada menjadi tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan bakteri aerob, sehingga proses penguraian air limbah menjadi lebih lambat.  

Sebagai upaya untuk mengatasi hal tersebut, kini terdapat berbagai instalasi saluran pengolahan air limbah agar aman sebelum dibuang ke saluran air. 

Prinsip kerja sistem pengolahan air limbah ini pada umumnya adalah dengan memisahkan air limbah pada beberapa tangki besar untuk dijernihkan sebelum dibuang ke lingkungan.

Bakteri aerob memegang peran penting untuk mengurai limbah dalam tangki tersebut, sehingga diperlukan kadar oksigen yang cukup untuk mengoperasikannya.

Untuk memenuhi kadar oksigen yang dimaksud, dilakukanlah proses memasukkan udara kedalam tangki, dan seperti yang telah kita ketahui bersama, proses ini dinamakan aerasi. 

Jenis-jenis aerasi berdasarkan alat yang digunakan

Berdasarkan jenis aerator yang digunakan dalam kehidupan sehari harii

Terdapat beberapa macam penjernihan air yang bisa diaplikasikan, Antara lain :

Waterfall 

Teknik penyaringan aerasi melalui metode waterfall dilakukan dengan cara menembakkan air ke udara, dan menjatuhkannya lewat tray atau tangki berlapis. 

Jumlah tray yang digunakan pada aerator ini umumnya berkisar antara 4 sampai 8 tray, yang semuanya disusun secara bertingkat. 

Pada setiap tray, terdapat lubang-lubang kecil berjarak 30 hingga 50 sentimeter.

Lubang-lubang ini berfungsi agar air mengalir turun ke tray dibawahnya.

Begitu seterusnya hingga air tiba di tangki paling bawah untuk diproses lebih lanjut. 

Metode ini sangat sederhana dan tidak memerlukan ruang besar dalam penggunaannya.

Micro Bubble

Metode ini merupakan metode yang paling umum dijumpai dalam sebuah akuarium ikan hias.

Dalam skala yang lebih besar, Bubble aerator juga ditemukan pada instalasi water waste treatment. 

Melalui metode ini, penjernihan dilakukan dengan menembakkan gelembung udara kedalam air melalui pipa udara di dasar tangki. 

Kadar udara yang diperlukan untuk teknik ini boleh dibilang tidak banyak, hanya sebesar 0,3 – 0,5 meter kubik udara per meter kubik air. 

Cascade

Prinsip kerja metode ini hampir mirip dengan metode waterfall, yaitu menjatuhkan air dari puncak hingga ke dasar melewati beberapa tangki tertentu. Bedanya, tray atau tangki pada metode cascade berbentuk anak tangga.

Salah satu kelemahan metode ini adalah besaran tangki yang memakan lebih banyak tempat ketimbang metode waterfall.

Meski demikian, total kehilangan tekanan menjadi jauh lebih rendah. 

Multiple Platform

Biasa ditemukan pada kolam di taman kota maupun kolam ikan hias yang mewah.

Lewat multiple platform, air disemprotkan ke udara lewat selang yang menyembul ke atas kolam, untuk kemudian jatuh lewat lempengan-lempengan berbentuk bulat yang disusun berlapis.

Air paling atas kemudian akan jatuh ke lempengan bulat yang ada dibawahnya.

Begitu seterusnya hingga butiran air yang telah terinfusi oksigen tiba di bagian dasar.

Spray

Hampir sama dengan multiple platform, hanya saja metode ini tidak menggunakan lempengan sebagai tempat jatuhnya air. 

Alih-alih, air akan disemprotkan langsung dari puncak selang ke sekeliling sebelum kembali ke tangki dibawahnya.

Demikian tadi penjelasan tentang aerasi, jenis-jenisnya, dan perannya dalam kehidupan.

Semoga dapat bermanfaat dan menginspirasi.

Pengertian apa yang dimaksud dengan aerasi, Tujuan, Metode

Di dalam sebuah saluran pembuangan atau limbah, tentu ada beberapa jenisnya.

Di mana ada limbah yang berasal dari kotoran manusia dan juga limbah yang dihasilkan dari air cucian yang biasanya mengandung detergen.

Apabila Anda akan melakukan pengolahan air limbah, ada sejumlah metode yang bisa dilakukan.

Salah satu metode yang dapat dilakukan adalah sistem aerasi.

Apa Itu Aerasi?

Sebelum mengetahui proses dan jenis limbah lainnya,

Anda harus mengetahui pengertian dari aerasi terlebih dahulu.

Aerasi adalah proses pengelolaan air yang akan menghubungkannya dengan udara.

Untuk prosesnya sendiri, akan terjadi pembuangan zat-zat yang kurang baik untuk tubuh sekaligus akan menambahkan zat-zat yang baik untuk tubuh.

Proses ini juga akan berhubungan dengan air yang akan dikonsumsi,

Apa yang dimaksud dengan aerasisudah benar dalam melewati proses ini atau justru sebaliknya ?.

Konsep Pengolahan Aerasi adalah dengan 2 Methode Yaitu Air di Udarakan atau Udara di Airkan. Hasil nya sama saja tergantung teknologi mana yang akan kita adopsi dalam alplikasi di Lapangan.

Pakar aerasi Indonesia

Apa Tujuan Pengolahan dengan Aerasi ?

Ketika melakukan proses aerasi sendiri, tentunya bukan tanpa tujuan.

Di mana tujuan utamanya sendiri yaitu menghasilkan air minum yang memiliki kualitas terbaik.

Karena dengan melalui proses aerasi, maka air yang akan Anda konsumsi ini akan berubah dengan jauh lebih baik.

Sedangkan untuk beberapa perbedaannya adalah:

Meningkatnya Jumlah Oksigen

Salah satu kebutuhan yang cukup penting di dalam tubuh adalah oksigen.

Oksigen di dalam tubuh sangat dibutuhkan agar seluruh organ tubuh manusia bisa bekerja sekaligus beroperasi dengan sangat baik.

Tentunya dengan adanya proses aerasi ini, juga bisa membantu dalam meningkatkan konsumsi air bersih yang dikonsumsi setiap harinya.

Menurunnya Jumlah Karbon Dioksida

Di dalam tubuh, kebutuhan akan karbon dioksida tidak cukup baik untuk tubuh.

Maka dari itulah berkurangnya jumlah dari karbon dioksida dalam tubuh ini akan sangat baik untuk kesehatan tubuh.

aerasi merupakan proses penjernihan dengan cara mengisikanoksigen untuk menghilangkan karbon dioksida

Karbon dioksida yang memang tidak cukup baik untuk kesehatan tubuh.

Mampu Menghilangkan Bau di Air

Biasanya, beberapa air di dalam rumah memiliki bau-bau tertentu.

Bau inilah yang biasanya mengganggu bagi sebagian besar orang.

Biasanya, air di dalam rumah memiliki bau tertentu karena adanya kandungan metana dan juga hidrogen sulfida yang ada di dalam air tersebut.

Kedua zat ini bahkan mudah menguap yang pada akhirnya membuat air menjadi bau.

Mampu Menghilangkan Rasa Pahit di Air

Selain berbau, biasanya air di dalam rumah juga memiliki rasa yang cukup berbeda dengan bau tertentu.

Biasanya, rasa air yang cukup aneh di dalam rumah ini disebabkan karena adanya zat besi dan juga mangan yang memiliki kadar cukup tinggi.

Bahkan bukan hanya rasanya yang aneh, namun warnanya pun biasanya terlihat lebih hitam.

Beberapa orang bahkan merasakannya ketika mereka mencuci menggunakan air yang mereka gunakan.

Apa Fungsi Sistem Aerasi dengan Pengolahan Air Limbah?

Setelah mengetahui bahwa proses aerasi adalah proses yang cukup penting dalam pengelolaan sekaligus pengolahan air limbah,

Maka Anda juga harus paham bahwa proses apa yang dimaksud dengan aerasi ini memiliki banyak fungsi yang penting. Untuk beberapa fungsi penting dari proses ini diantaranya sebagai berikut ini:

  • Membantu untuk meminimalkan terjadinya zat yang bisa mencemarkan air.
  • Membantu terjadinya proses sirkulasi oksigen pada bagian atas dan bawah air.
  • Membantu untuk memindahkan air lebih cepat menuju bagian yang belum terjadi proses aerasi.
  • Membantu untuk melarutkan kadar oksigen secara langsung di dalam air.

Nantinya, untuk metode aerasi merupakan proses penjernihan dengan cara mengisikan oksigen yang digunakan untuk melakukan proses air limbah ini akan dipengaruhi sejumlah faktor.

Di mana faktor inilah yang akan berpengaruh juga terhadap baik maupun buruknya dalam perpindahan oksigen.

Baik adanya kejenuhan kadar oksigen, faktor suhu maupun temperatur air, adanya pengaruh derajat turbulensi air, dan juga adanya karakteristik dari air yang akan diproses nantinya.

Proses Aerasi dengan Surface Aerator Pada Pengolahan Air Limbah

Kemudian, Anda juga harus paham tentang proses untuk melakukan pengolahan dari air limbah sendiri.

Biasanya, ketika akan melakukan proses aerasi khususnya pada air limbah, akan membutuhkan beberapa alat.

Di mana alat yang digunakan dinamakan dengan aerator.

Sedangkan untuk prinsip kerjanya sendiri nantinya akan memperbesar permukaan kontak diantara air dan juga udara.

Caranya sendiri nantinya akan menambahkan oksigen yang akan dilarutkan pada air.

Untuk proses dan juga metode yang akan digunakan pada proses aerasi ini memiliki 2 cara.

Untuk kedua cara tersebut ada yang dilakukan menggunakan cara alami dan juga menggunakan cara buatan.

Untuk penjelasan apa yang dimaksud denganaerasi merupakan proses penjernihan dengan cara mengisikan udara keduanya adalah:

Menggunakan Cara Alami apa yang dimaksud dengan aerasi

Cara pertama adalah menggunakan cara alami.

Proses aerasi merupakan proses penjernihan dengan cara mengisikan O2 yang akan dilakukan pada cara alami ini akan menggunakan oksigen yang ada di udara.

Nantinya, oksigen ini akan bereaksi dengan senyawa.

Untuk senyawa tersebut adalah senyawa ferrous dan juga senyawa manganous.

Nantinya kedua senyawa ini akan berubah menjadi senyawa ferric dan juga senyawa manganic oxides hydrates.

Di mana sifat keduanya tidak akan mudah larut. Kemudian, proses ini akan menghasilkan pengendapan sekaligus penyaringan yang hasil akhirnya akan membuat air menjadi bersih dan juga jernih.

Menggunakan Cara Buatan system Turbo jet Aerator

Cara kedua dengan menggunakan cara buatan.

Di mana cara buatan ini nantinya akan menggunakan bubble orator yang juga akan menghasilkan sejumlah gelembung udara.

Untuk alat yang nantinya digunakan juga disebut dengan aerator.

Bahkan untuk membelinya, Anda bisa menemukannya di sejumlah toko-toko online yang sudah tersebar luas.

Kedua cara yang bisa Anda lakukan baik menggunakan cara alami maupun menggunakan cara buatan,

nantinya akan sama-sama mampu menghasilkan air yang cukup jernih.

Bahkan kandungan oksigen yang ada di dalam air ini akan mencapai hingga 80 persen.

surface aerator
surface aerator

Surface Aerator

Sebuah alat yang dirancang untuk dapat menghasilkan oksigen dalam jumlah yang cukup besar

Aplikasi Surface aerator ini untuk mesin aerasi pada Unit Instalasi Pengolahan air limbah yang banyak mengandung padatan

Dirancang dengan teknologi tinggi agar dapat menghidupkan bakteri pereduksi COD dan BOD dalam instalasi Pengolahan limbah cair maupun ipal komunal

Turbojet Aerator
Turbojet Aerator

Turbojet Aerator

Mesin Penghasil Oksigen Untuk Proses Aerasi dengan teknologi Gelembung Microbuble Kecil

Sangat handal dan dapat dipergunakan untuk sistem Pengolahan air limbah maupun air bersih

Terbukti dan teruji dapat menghilangkan Bau serta Menurunkan Kadar COD dan BOD melalui proses Peningkatan Nilai DO ( Disolved Oksigen ) Yang Sangat Cepat

Dari beberapa project yang dikerjakan, kedua Model Aerator ini dapat menghasilkan oksige Yangcukup Besar Baik dimanfaatkan untuk Instalasi Pengolahan air limbah Maupun IPAL Komunal atau hanya sekedar aerasi untuk waduk yang berfungsi menghilangkan Bau

apa yang dimaksud dengan aerasi
Konsultasi Gratis

Mesin Aerasi Terbaik

Konsultasikan mesin aerasi anda kepada kami kontraktor IPAL dan WTP terpercaya serta berpengalaman. Solusi harga murah pasti anda dapatkan

Metode Tambahan dalam Proses Aerasi

Sedangkan masih ada 5 metode aerasi merupakan proses penjernihan dengan cara mengisikan oxigen yang akan digunakan dalam melakukan proses aerasi.

Nah, beberapa metode yang bisa digunakan dalam apa yang dimaksud dengan aerasi sebagai berikut ini:

  • Waterfall Aerator yang akan menggunakan pipa berlubang.
  • Cascade Aerator yang akan menggunakan media yang mirip dengan tangga.
  • Multiple plat form aerasi merupakan proses penjernihan dengan cara mengisikan udara nantinya akan memanfaatkan media lempengan.
  • Spray aerator nantinya akan menggunakan media penyemprot sekaligus lempengan.
  • Aerator gelembung nantinya akan menggunakan media berupa bak yang dilubangi pada bagian bawahnya, kemudian akan menyemprotkan udara pada bagian atasnya.

Menentukan Jasa Kontraktor IPAL untuk Mengolah Air Limbah dengan system aerasi Terbaik

Setelah mengetahui banyaknya informasi penting apa yang dimaksud dengan aerasi yang berhubungan dengan mengolah air limbah, metode yang digunakan, prosesnya,

Maka langkah terakhir yang perlu diketahui adalah menentukan jasa Kontraktor Ipal untuk mengolah air limbah dengan baik.

Di mana saat ini sudah cukup banyak jasa yang menawarkan untuk mengolah air limbah khususnya dengan proses aerasi ini.

Namun, jangan sampai salah dalam pemilihan jasa aerasi merupakan proses penjernihan dengan cara mengisikan oksigen ini.

Pilihlah jasa yang bisa membuat Anda tetap mendapatkan air yang higienis, bersih, jernih dan juga sehat pastinya.

Pentingnya dalam penggunaan air besih ini juga sangat penting khususnya air yang memiliki kadar oksigen yang cukup tinggi dan juga kandungan karbon dioksida yang rendah.

2 komentar untuk “Aerasi”

  1. Pingback: Teknologi Sistem Aerasi - Toya Arta Sejahtera

  2. Pingback: Cara Proses Penjernihan Air Dengan Aerasi - Toya Arta Sejahtera

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *